Jakarta, Berita Terkini – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadila mengungkapkan, pemerintah tengah mengkaji sejumlah alternatif untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Hal ini disampaikan Bahlil merespons sejumlah negara yang telah membuat kebijakan untuk menghemat penggunaan BBM, seperti menerapkan work form home (WFH), akibat perang yang terjadi di Iran.
Di kita, lagi sedang melakukan exercise, semua alternatif-alternatif yang akan ktia pakai untuk kebaikan negara kita, sekaligus untuk mendorong efisiensi pemakaian bahan bakar, ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Hanya saja, Bahlil menegaskan pemerintah belum membuat keputusan terkait langkah penghematan BBM.
Baca Juga Artikel Lainnya : Kemendagri Minta Pemda Ikut Kawal Larangan Anak di Bawah Umur Bermain Sosial Media
Dia hanya menegaskan bahawa pemerintah masih mencari berbagai cara alternatif.
Tapi belum ada keputusan yang pasti, karena semua alternatif dalam kondisi yang tidak stabil begini. Harus kita mencari berbagai alternatif-alternatif, ujarnya.
Diketahui, perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran terus mengguncang pasokan energi global dan dampaknya mulai terasa di sejumlah negara Asia termasuk Indonesia.
Pakistan, Thailand, Bangladesh, dan Vietnam serentak mengumumkan langkah-langkah darurat untuk menekan konsumsi bahan bakar dan listrik di tengah lonjakan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Di Vietnam misalnya, Kementerian Perdagangan meminta pelaku usaha mendorong karyawan mereka untuk bekerja dari rumah guna menghemat konsumsi bahan bakar.
Pemerintah juga menyerukan agar masyarakat tidak menimbun atau berspekulasi soal bahan bakar.
Vietnam termasuk negara yang paling berdampak oleh gangguan pasokan akibat perang Iran, mengingat ketergantungan yang tinggi pada impor energi dari Timur Tengah.
Contoh lainnya, di Pakistan seluruh sekolah akan tutup selama dua minggu, berdampak pada sekitar 40 juta siswa.
Perguruan tinggi dan universitas beralih ke kuliah daring selama periode yang sama.
Kantor pemerintah, kecuali perbankan, hanya akan beroperasi empat hari dalam sepekan, dengan separuh pegawai negeri bekerja dari rumah.
Jatah bahan bakar untuk kendaraan dinas dipangkas setengahnya selama dua bulan, dengan pengecualian hanya berlaku untuk ambulans dan bus umum.
Pembelian kendaraan dinas baru juga ditangguhkan hingga Juni 2026.
Penulis: Achmad Ilham
Editor: Achmad Ilham
Copyright © Berita Terkini 2026