Puncak Arus Balik di Sitinjau Lauik Diprediksi Siang Ini

Padang, Berita Terkini – Puncak arus balik Lebaran di Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, diprediksi terjadi hari ini, Minggu 22 Maret 2026.

Kami perkirakan puncaknya hari ini, khususnya pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB, kata Kepala Pos Pengaman Lebaran Sitinjau Lauik dari Satlantas Polresta Padang, Iptu Yunefri.

Pantauan pagi ini, arus balik di jalur Sitinjau Lauik terpantau lancar tanpa kemacetan.

Yunefri mengatakan, volume kendaraan yang melintar cenderung menurun dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Baca Juga : Tak Punya Uang pada Hari Lebaran, Ibu Rumah Tangga di Pariaman Akhiri Hidup dengan Cara Minum Racun

Sejak pemantauan kami dari 13 Maret, alur lalu lintas dan volume kendaraan tidak terlalu signifikan, kata Yunefri.

Kendaraan yang melintas masih didominasi roda empat. Namun, jumlah kendaraan pribadi pemudik tidak terlalu banyak.

Kondisi tersebut diduga dipengaruhi meningkatnya pengguna transportasi massal oleh pemudik.

Banyak pemudik yang ikut program Bus Pulang Basamo, sehingga kendaraan pribadi tidak terlalu signifikan, ujarnya.

Selama sepekan terakhir, jalur Sitinjau Lauik juga tidak mengalami kemacetan panjang.

Antrean kendaraan sempat terjadi akibat kecelakaan tunggal truk pengangkut ayam beku yang terguling di sekitar pos pengamanan pada Minggu dini hari.

Kita lakukan evakuasi sekitar satu jam menggunakan crane, setelah itu kembali lancar, ujarnya.

Selain insiden tersebut, tercatat dua kecalakaan lain di kawasan Panorama 2 yang melibatkan kendaraan pengangkut barang pada malam hari.

Secara keseluruhan, sejak H-7 Lebaran terdapat tiga kejadian kecelakaan di jalur tersebut.

Dari sisi cuaca, kondisi di Sitinjau Lauik dalam sepekan terkahir terpantau cukup cerah meski sesekali diguyur hujan ringan.

Belum ada kabut tebal sejak H-7, hanya hujan kecil sesekali, kata Yunefri.

Ia menyebutkan, volume kendaran yang melintas berkisar 100 unit per jam saat kondisi lengang dan dapat mencapai 500 unit per jam pada saat jam sibuk.

Adapun titik rawan di jalur Sitinjau Lauik berada di kawasan Tunggul atau Hutan Taman Raya Bung Hatta hingga panorama 1 dan panorama 2.

Selain itu, pembatasan kendaraan besar juga dinilai turut mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Karena kendaraan sumbu tiga tidak boleh melintas, jadi tidak ada penumpukan panjang. ujarnya.

Sumber : Kompas.com

Penulis: Achamd Ilham
Editor: Achamd Ilham
Copyright © Berita Terkini 2026