Bomontebello, Berita Terkini – Tabrakan pesawat Air Canada dengan nomor penerbangan AC8646 dengan truk pemadam kebakaran di landasan pacu Bandara LaGuardia, New York, Amerika Serikat, menewaskan kedua pilot pesawat dan melukai puluhan lainnya. Rekaman menara pengontrol bandara mengungkapkan detik-detik pesawat tersebut menabrak truk pemadam.
Dilansir dari BBC, Selasa 24 Maret 2026, dalam rekaman audio dari menara pengontrol lalu lintas udara di LaGuardi, seorang anggota staf terdengar berkata Truk Satu, berhenti, berhenti, berhenti! Beberapa detik sebelum kecelakaan terjadi.
Truk pemadam kebakaran telah dipanggil beberapa menit sebelumnya ke pesawat lain yang melaporkan masalah baru menurut direktur eksekutif Otoritas Pelabuhan, Kathryn Garcia.
Penumpang Rebecca Liquori, yang berada di pesawat yang tiba dari Montreal ketika menabrak truk, mengatakan kepada News12 Long Island bahwa ada suara ledakan keras setelah pesawat mendarat.
Saat kami turun, kami mengalami turbulensi hebat, katanya. Lalu kami mendarat dengan sangat kasar semua orang merasakannya. Rasanya seperti pesawat terguncang dan anda mendengar pilot mencoba mengerem untuk mencegah tabrakan.
Saat anda mendengar suara rem, beberapa detik kemudian terdengar suara ledakan yang sangat keras, tambahnya. Semua orang tersentak dari tempat duduk mereka.
Liquori menggambarkan para penumpang saling membantu meluncur turun dari sayap untuk keluar. Saya hanya senang masih hidup katanya. Saya tidak pernah membayangkan penerbangan satu jam yang telah saya lakukan berkali-kali akan berakhir seperti ini.
Selain menewaskan kedua pilot, insiden yang terjadi pada Minggu 22 Maret pukul 02.40 waktu setempat itu melukai 41 orang yang dibawa ke rumah sakit, beberapa di antaranya mengalami luka serius, dan menutup Bandara LaGuardia hingga Senin 23 Maret siang.
Antoine Forest, 30 tahun, warga asli Quebec, diidentifikasi sebagai salah satu pilot Air Canada yang tewas dalam tabrakan tersebut, menurut laporan media Kanada. Pilot lainnya belum disebutkan namanya.
Mereka adalah dua pria muda di awal karier mereka, jadi ini adalah tragedi yang sangat menyedihkan, kata administrator Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Bran Bedford.
Jack Cabot, seorang penumpang di pesawat yang menabrak truk, menggambarkan situasi yang kacau. Kami melakukan pendaratan normal, katany kepada CNN. Kami langsung menabrak sesuatu dan sejak saat itu terjadi kekacauan dan semua orang bersembunyi dan semua orang berteriak.
CBS News, mitra BBC di AS, melaporkan bahwa seorang pramugari ditemukan hidup terikat dikursinya setelah jatuh melalui lubang dilantai pesawat selama kecelakaan. Ia dilaporkan mengalami cedera serius tetapi tidak mengancam jiwa.
Katie Rojas, 26, yang penerbangannya ke Chicago berada di landasan pacu siap lepas ketika kecelakaan terjadi mengatakan, Ini menakutkan. Anda tidak pernah tahu apakah itu bisa saja salah satu dari kita.
Banyak dari 40 orang yang dibawa ke rumah sakit telah dipulangkan. Dua orang di dalam mobil pemadam kebakaran, yang bertabrakan dengan pesawat, masih di rawat dirumah sakit.
Kami benar-benar hanya berjarak sekitar 100 meter, kata Leo Medina, 23 tahun yang berada di pesawat lain di landasan pacu saat kecelakaan terjadi. Rasanya seperti pesawat terbelah dua.
Ia kemudian mengatakan bahwa pesawatnya kemudian kembali ke gerbang dan ia telah menunggu di bandara New York selama lebih dari 12 jam, tidur di lantai diatas tumpukan jaket.
Setelah mengunjungi lokasi kecelakaan, Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan ia teringat akan pentingnya mengenakan sabuk pengaman di pesawat terbang atau di moda transportasi lainnya. Seperti yang anda lihat tadi malam, sabut pengaman memang menyelamatkan nyawa, kata Duffy dalam konferensi pers.
Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, menggambarkannya sebagai tabrakan tragis dan mengatakan bahwa Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) sebuah badan federal independen dengan menyelidikinya. Saya berterima kasih kepada para petugas tanggap darurat kami, yang tindakan cepatnya menyelamatkan nyawa, katanya.
Ketua NTSB, Jennifer Homendy, mengkonfirmasi pada Senin 223 Maret bahwa mereka telah memulai penyelidikan, dengan tim mereka tiba di lokasi tepat setelah puku; 03.00 waktu setempat.
Meskipun menekankan bahwa penyelidikan NTSB masih dalam tahap awal, ia mengatakan tim tersebut telah menyelesaikan inspeksi lapangan. Homendy juga mengatakan mereka sedang menganalisis perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan pesawat, yang tidak rusak dalam kecelakaan tersebut.
Ada sejumlah besar puing di area tersebut yang harus mereka dokumentasikan, kumpulkan, dan proses sebagai bukti, dan landasan pacu akan tetap di tutup untuk penyelidikan, katanya.
Pada konferensi pers, Wali Kota Mamdani memuji mereka yang terjebak dalam kecelakaan mengerikan dan bereaksi tidak hanya dengan tenang tetapi juga dengan mengulurkan tangan kepada orang di sebelahnya.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyebut kecelakaan itu sangat mengerikan dan urusan yang berbahaya.
Kecelakaan itu menyebabkan kekacauan perjalanan di LaGuardia, salah satu bandara tersibuk di AS menyebabkan ratusan penerbangan tertunda dan dibatalkan. Sudah lebih dari 34 tahun sejak LaGuardia mengalami insiden yang mengakibatkan kematian di bandara, kata para pejabat.
Kecalakaan ini terjadi di tengah masa yang penuh gejolak dalam perjalanan udara. Selama berminggu-minggu, bandara-bandara AS menghadapi kekurangan staf Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) karena penutupan berkelanjutan Dapartemen Keamanan Dalam Negeri yang mengawasi TSA, ICE, dan lembaga-lembaga lainnya.
Baca Juga : Negara-negara Teluk Dilaporkan Akan Bergabung dengan AS Perang Lawan Iran
Sumber : Detiknews
Penulis: Achamd Ilham
Editor: Achamd Ilham
Copyright © Berita Terkini 2026