Jakarta, Berita Terkini – Peta pada kekuatan otomotif nasional saat mudik Lebaran 2026 diprediksi akan mengalami pergeseran signifikan. Tidak lagi didominasi oleh kendaraan konvensional (ICE), jumlah pemudik yang menggunakan Mobil Listrik (Electric Vehicle/EV) diperkirakan akan meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan ini juga didorong oleh semakin beragamna pilihan mobil listrik harga terjangkau serta daya jelajah baterai yang semakin mumpuni untuk perjalanan lintas provinsi.
Baca Juga Artikel Lainnya :
Jelang Lebaran 2026, Honda Optimis Penjualan Motor Nasional Melonjak 15%
Menanggapi masalah ini, pihak PLN bersama berbagai produsen otomotif dan pengelola tol telah melakukan langkah antisipatif dengan menambah titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Fokus utamanya adalah membuat penempatan berada di rest area jalur Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.
Kami memastikan infrasturuktur pengisian daya tidak hanya tersedia, tetapi juga berfungi optimal. Penambahan fitur Ultra Fast Charging di titik-titik krusial diharapkan dapat memangkas waktu antrean pemudik yang ini mengisi daya baterai, ujar salah satu pengamat kebijakan otomotif.
Langkah ini diambil untuk menghapus range anxiety atau kecemasan pengendara akan kehabisan daya di jalur mudik yang padat. Produsen juga gencar memberikan edukasi mengenai manajemen baterai dan rute titik pengisian daya melalui aplikasi smartphone yang terintegrasi.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin merata dan layanan purna jual yang sigap, Lebaran 2026 diperkirakan akan menjadi momentum “pembuktian” bagi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sebagai moda transportasi jarak jauh yang handal dan nyaman.
Penulis: Achamd Ilham
Editor: Achamd Ilham
Copyright © Berita Terkini 2026