Jelang Lebaran 2026, Honda Optimis Penjualan Motor Nasional Melonjak 15%

Jakarta, Berita Terkini – PT Astra Honda Motor (AHM) memprediksi adanya pertumbuhan signifikan pada pasar roda dua di Indonesia mendekati momentum Idulfitri. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan penjualan motor diproyeksikan mencapai 15% dibandingkan bulan-bulan biasanya.

Kenaikan ini didorong oleh tradisi mudik dan meningkatnya daya beli masyarakat berkat pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Sepeda motor masih menjadi pilihan modal transportasi favorit masyarakat, baik untuk mobilitas harian dikampung halaman maupun sebagai penunjang gaya hidup saat lebaran.

Ada beberapa alasan mengapa Honda optimis angka belasan persen tersebut dapat tercapai :

  • Kebutuhan Mudik : Masyarakat mencari kendaraan yang efisien dan tangguh untuk perjalanan jarak jauh maupun pendek.
  • Penyegaran Model : Minat konsumen tetap tinggi pada lini skutik seperti seri Vario, Scoopy, dan PCX.
  • Program Promo : Biasanya, diler resmi menawarkan berbagai skema kredit dan menarik dan potongan tenor khusus menyambut hari raya.

Menanggapi proyeksi kanaikan ini, pihak pabrikan telah melakukan langkah antisipatif untuk memastikan distribusi unit ke konsumen tetap lancar tanpa inden yang panjang. Selain fokus pada penjualan, Honda juga diperkirakan akan memperkuat layanan purna jual seperti posko mudik dan bengkel siaga untuk menemani para pemudik.

Melihat tren tahun-tahun sebelumnya, puncak permintaan diperkirakan akan terjadi pada dua minggu sebelum hari H lebaran.

Selain kesiapan unit, penguatan jaringan bengkel resmi (AHASS) juga menjadi prioritas. Honda menyadari bahwa keselamatan berkendara adalah hal yang paling krusial selama masa mudik. Oleh karena itu, program pengecekan kendaraan secara gratis atau promo paket servis khusus Lebaran diperkirakan akan mulai digulirkan lebih awal. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap motor yang digunakan pemudik berada dalam kondisi prima.

Di sisi lain, pergeseran tren pilihan model juga terlihat. Meskipun skutik entry-level tetap mendominasi karena harganya terjangkau, minta masyarakat terhadap skutik besar (Biga Scooter) seperti PCX dan ADV diprediksi akan mengalami lonjakan.

Fenomena kenaikan penjualan ini juga memberikan dampak positif bagi sektor pembiayaan (leasing). Para diler Honda dipastikan akan bekerja sama dengan berbagai lembaga pembiayaan untuk menawarkan skema kredit dengan uang muka ringan atau potongan tenor hingga beberapa bulan kedepan.

Menutup kuartal pertama tahun ini, lonjakan 15% tersebut dipandang bukan angka musiman, melainkan indikator pulihnya daya beli masyarakat secara keseluruhan.

Penulis: Achmad Ilham
Editor: Achmad Ilham
Copyright © Berita Terkini 2026